Bahasa Indonesia  |  English
.

Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK)

DANA PENSIUN LEMBAGA KEUANGAN bank bjb

Mewujudkan Masa Depan yang Sejahtera

Pensiun merupakan suatu kondisi yang pasti dihadapi setiap orang yang bekerja. Namun tidak semua perusahaan memberikan dana pensiun bagi pekerjanya. Dan belum semua orang mempersiapkan dana pensiunnya. Faktanya hampi 70% pekerja Indonesia belum memiliki Dana Pensiun untuk hari tuanya. Padahal Masa Depan yang sejahtera dan terjamin adalah keinginan setiap orang. Siapapun dan berapapun besarnya penghasilan anda saat ini, anda berhak memiliki masa depan yang sejahtera. Dana Pensiun Lembaga Keuangan bank bjb dapat membantu mewujudkan keinginan anda melalui perencanaan pensiun sejak dini.

Ayoo !! bergabung bersama DPLK bank bjb dalam mempersiapkan masa pensiun anda sedini mungkin.

Apa itu DPLK ?

Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) adalah merupakan dana pensiun yang dibentuk oleh bank atau asuransi jiwa untuk menyelenggarakan program pensiun iuran pasti (PPIP) bagi perorangan, baik karyawan ataupun pekerja mandiri.

Keuntungan menjadi peserta DPLK

  1. Bagi Karyawan
    • Adanya jaminan kesinambungan penghasilan dimasa pensiun/hari tua
    • Adanya pendanaan yang “sudah pasti” untuk masa pensiun, selain disiplin menabung
    • Iuran dibukuan langsung atas nama karyawan
    • Iuran menjadi pengurang pajak penghasilan (pph ps21)
    • Hasil investasi bebas pajak
    • Terpisah dari kekayaan perusahaan penyelenggara DPLK
  2. Bagi pemberi kerja
    • Memenuhi kewajiban Pemberi Kerja kepada karyawannya, UU 12/2003
    • Untuk menghindari masalah cash flow perusahaan di kemudian hari
    • Iuran perusahaan dapat mengurangi pajak penghasilan badan (PPh 25)
    • Memiliki program employee benefits yang murah dalam segi pembiayaan
    • Dapat disesuaikan dengan kondisi perusahaan, bersifat fleksible
    • Menjadi added value perusahaan, disamping mempertahankan karyawan yang berkualitas

Kenapa Harus Menjadi Peserta DPLK bank bjb

  1. Memberikan kesinambungan penghasilan dimasa depan tidak hanya bagi peserta namun juga bagi keluarga dan ahli warisnya.
  2. Bebas biaya pendaftaran
  3. Iuran ringan, hanya dengan setoran awal Rp. 100,000.- dan iuran bulanan minimal Rp. 50,000.- per bulan, peserta dapat mempersiapkan dana pensiun secara mandiri dengan jangka waktu tertentu hingga mencapai usia pensiun.
  4. Iuran bersifat Fleksible, peserta dapat menyesuaikan nominal dan frekuensi setoran sesuai kebutuhan dan kemampuan keuangan peserta.
  5. Hasil investasi menguntungkan dan bebas pajak investasi
  6. Manfaat pensiun sampai dengan Rp. 50 juta bebas pajak, pajak 5% dikenakan untuk kelebihan dari Rp. 50 juta.
  7. Peserta DPLK bank bjb dapat memilih untuk mengikuti cover Asuransi kematian dan cacat total/permanen atau tidak.
  8. Dapat dimanfaatkan untuk berbagai hal lain selain pensiun, seperti untuk ibadah keagamaan, pendidikan, liburan di masa depan dan berbagai hal lainnya dengan memanfaatkan manfaat pensiun DPLK bank bjb.
  9. Dengan penghasilan yang terbatas berpeluang memperoleh pembayaran manfaat pensiun bulanan seumur hidup dengan program anuitas.

Kepesertaan DPLK bank bjb

DPLK bank bjb terbuka bagi kalangan umum baik perorangan, kelompok dan pemberi kerja / perusahaan. Peserta perorangan meliputi pekerja formal dan informal serta professional dari berbagai berbagai kalangan dan profesi.

Syarat Menjadi peserta DPLK

  1. Usia minimal 18 tahun atau sudah menikah.
  2. Peserta melakukan penyetoran iuran pertama sebesar Rp.100,000.-
  3. Mengisi formulir pendaftaran (Formulir tersedia diseluruh jaringan Kantor bank bjb)
  4. Melampirkan foto copy, KTP, KK, serta Surat Nikah.

Fitur dan Benefit DPLK bank BJB

  1. Usia Pensiun ditentukan sendiri oleh peserta dengan sekurang-kurangnya usia 45 tahun dan setinggi-tingginya usia 65 tahun.
  2. Setiap peserta dapat memiliki lebih dari 1 (satu) rekening DPLK bank bjb.
  3. Peserta dapat memilih untuk mengikuti manfaat tambahan lainnya atau tidak, manfaat tambahan lainnya adalah memperoleh perlindungan asuransi kematian dan kecelakaan. Peserta yang meninggal dunia normal (sakit) akan di cover 100% dari dana pengembangan, peserta yang meninggal dunia karena kecelakaan akan di cover 200% dari dana pengembangan dan peserta yang mengalami cacat tetap karena kecelakaan akan dicover 250% dari dana pengembangan.
  4. Top Up atau penambahan setoran iuran yang tidak terjadwal dapat dilakukan setiap saat dengan jumlah minimal Rp. 50,000.- dan dapat disetorkan di semua jaringan kantor bank bjb.
  5. Peserta yang sudah memasuki masa kepesertaan minimal 2 tahun dapat melakukan penarikan iuran sebanyak 3 (tiga) kali dalam 1 tahun dengan jarak waktu 1 bulan per penarikan sebesar 25% dari akumulasi iuran (tidak termasuk dana pengembangan).
  6. Setiap peserta akan memperoleh kartu peserta dan buku kepesertaan DPLK yang berguna untuk melakukan kontrol hasil iuran dplk peserta kapan saja.

Jenis Manfaat Pensiun Peserta DPLK bank BJB

  1. Pensiun Normal
    Diberikan kepada peserta pada saat mencapai usia pensiun yang dipilih peserta pada awal kepesertaan.
  2. Pensiun Dipercepat
    Pensiun diberikan kepada peserta minimal 10 tahun sebelum usia normal. Manfaat ini dapat dimanfaatkan oleh peserta untuk ibadah keagamaan, pendidikan, liburan di hari tua dan berbagai hal lainnya.
  3. Pensiun Ditunda
    Pensiun ditunda diperuntukkan bagi peserta yang sudah tidak dapat melakukan iuran bulanan tetapi belum memasuki usia Pensiun Dipercepat atau Pensiun Normal, dan akan di berikan setelah peserta masuk usia Pensiun Dipercepat atau Pensiun Normal.
  4. Pensiun Meninggal Dunia
    Pensiun karena peserta meninggal sebelum usia pensiun normal dan pensiun dibayarkan kepada janda/duda atau ahli waris peserta.
  5. Pensiun Cacat Tetap/Permanen
    Pensiun cacat tetap/permanen dibayarkan kepada peserta yang mengalami cacat tetap dan tidak dapat melanjutkan iurannya.

Pembayaran manfaat pensiun dplk bjb

Manfaat pensiun dibayarkan secara sekaligus atau berkala (Anuitas) sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pilihan Paket DPLK bank BJB

Peserta dapat memilih sendiri paket investasi untuk pengembangan dana pensiun sebagai berikut :

  1. Paket A : 100% Deposito Berjangka
  2. Paket B : 50% Deposito Berjangka dan 50% On Call
  3. Paket C : 50% Deposito Berjangka dan 50% Reksadana
  4. Paket D : 50% Deposito Berjangka dan 50% Saham
  5. Paket E : 50% Deposito Berjangka dan 50% Obligasi

Perubahan paket investasi dapat dilakukan maksimal 2 (dua) kali dalam setahun. Biaya perubahan investasi dikenakan sebesar minimal Rp. 10,000.- (sepuluh ribu rupiah) dan maksimal 1% (satu persen) dari nilai perubahan investasi.

Biaya Yang Dikenakan Kepada Peserta

  1. Biaya administrasi perbulan Rp. 825.-
  2. Biaya pengelolaan Dana 0.1% Per bulan dari total akumulasi dana.
  3. Biaya Premi Asuransi 0.45% Pertahun Kepesertaan dari akumulasi pengembangan.
  4. Biaya Penarikan 1% dari total dana penarikan.

 

Asumsi Simulasi Perhitungan DPLK bank bjb

Simulasi DPLK bank bjb, dengan lama kepesertaan 25 tahun dan dengan rata-rata pengembangan 7% dan dengan biaya administrasi Rp. 825.- perbulan dan biaya pengelolaan 0.1% perbulan serta premi asuransi 0,45% per tahun :

Periode Kepesertaan (Tahun) Besaran Iuran (rp.)/bulan
50,000 100,000 250,000 500,000
1 711,669.98 1,327,330.22 3,174,310.96 6,252,612.19
2 1,370,020.60 2,637,767.79 6,440,997.34 12,779,718.26
3 2,067,331.70 4,025,747.90 9,900,996.51 19,693,077.53
4 2,805,918.39 5,495,887.70 13,565,795.63 27,015,642.18
5 3,588,233.38 7,053,066.14 17,447,564.43 34,771,728.24
6 4,416,875.12 8,702,455.30 21,559,195.82 42,987,096.69
7 5,294,596.47 10,449,537.56 25,914,348.83 51,689,039.28
8 6,224,313.86 12,300,108.93 30,527,494.15 60,906,469.52
9 7,209,117.03 14,260,328.37 35,413,962.36 70,670,019.01
10 8,252,279.33 16,336,708.25 40,589,995.00 81,012,139.59
11 9,357,268.60 18,536,151.14 46,072,798.76 91,967,211.45
12 10,527,758.77 20,865,969.77 51,880,602.76 103,571,657.76
13 11,767,642.07 23,333,911.39 58,032,719.38 115,864,066.02
14 13,081,042.01 25,948,183.65 64,549,608.55 128,885,316.73
15 14,472,327.15 28,717,481.87 71,452,946.02 142,678,719.60
16 15,946,125.63 31,651,018.11 78,765,695.54 157,290,157.92
17 17,507,340.61 34,758,551.82 86,512,185.44 172,768,241.49
18 19,161,166.60 38,050,422.38 94,718,189.71 189,164,468.61
19 20,913,106.78 41,537,583.56 103,411,013.88 206,533,397.76
20 22,768,991.37 45,231,640.04 112,619,586.07 224,932,829.43
21 24,734,997.00 49,144,886.09 122,374,553.34 244,423,998.76
22 26,817,667.36 53,290,346.50 132,708,383.93 265,071,779.63
23 29,023,934.97 57,681,820.07 143,655,475.39 286,944,900.92
24 31,361,144.29 62,333,925.54 155,252,269.28 310,116,175.53
25 33,837,076.22 67,262,150.32 167,537,372.62 334,662,743.11

FAQ

Apa yang dimaksud dengan DPLK ?

Badan hukum yang menyelenggarakan Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP), PPIP adalah suatu program yang menjanjikan sejumlah uang yang pembayarannya secara berkala dan dikaitkan dengan pencapaian usia tertentu.

Kenapa setiap masyarakat perlu DPLK ?

Karena tidak cukupnya dana yang dimiliki peserta di saat pensiun untuk memenuhi kebutuhan biaya saat tidak bekerja lagi, di samping untuk mempertahankan gaya hidup sesuai standarnya. Survei membuktikan bahwa diperlukan dana 70%-80% dari gaji terakhir untuk hidup sejahtera di masa pensiun. Sementara program wajib yang ada seperti JHT tidak mencukupi. Maka diperlukan program tambahan untuk masa pensiun atau hari tua seperti program pensiun DPLK.

Apakah dana peserta cukup untuk hidup di masa pensiun ?

Kecukupan dana di masa pensiun pada program DPLK sangat bergantung pada

  1. Besarnya iuran peserta per bulan,
  2. Lamanya kepesertaaan, dan
  3. Hasil investasi dana yang ada.

Semakin cepat dan semakin muda, seorang pekerja ikut DPLK maka potensi dana di masa pensiun sangat cukup bahkan melebihi dari kebutuhan. Namun bila terlambat, maka bisa jadi belum cukup sepenuhnya untuk memenuhi kebutuhan dan gaya hidup di masa pensiun.

Kapan DPLK BANK BJB didirikan ?

22 Februari 2012

Apa landasan hukum Dana Pensiun Lembaga Keuangan ?

  1. UU Nomor 11 tahun 1992 tentang Dana Pensiun
  2. PP RI No.77 Tahun 1992 Tentang Dana Pensiun Lembaga Keuangan
  3. Keputusan Menteri Keuangan RI No. 228/KMK.017/1993 Tentang Cara Permohonan Pengesahan Pendirian Dana Pensiun Lembaga Keuangan Dan untuk izin operasional nya adalah Surat Menteri Keuangan RI nomor : KEP-056/KM.6/2002

Apa saja manfaat bergabung dengan DPLK bank bjb ?

  1. Mendapatkan jaminan penghasilan di masa depan
  2. Manfaatnya dapat dinikmati tidak hanya oleh peserta tetapi juga oleh keluarga dan ahli waris yang ditunjuk oleh peserta.
  3. Transparan karena total dana dapat diketahui oleh peserta melalui buku tabungan DPLK
  4. Presentase pengembangan yang tinggi.
  5. Tidak ada biaya pendaftaran.
  6. Biaya administrasi bulanannya hanya Rp.825.-
  7. Tidak ada pajak investasi
  8. Cover asuransi kematian dan cacat permanen :
    1. Meninggal dunia sakit 100% dari pengembangan.
    2. Meninggal dunia kecelakaan 200% dari pengembangan.
    3. Cacat Permanen karena kecelakaan 250% dari pengembangan.

Berapa besaran Iuran DPLK per bulannya ?

Iuran awal DPLK minimal Rp.100,000.- dan iuran bulan berikutnya minimal hanya Rp. 50,000.- perbulan dan dapat di top up sewaktu-waktu.

Bagaimana prosedur menjadi Peserta DPLK bank bjb untuk peserta Individu dan Peserta Group ?

Anda hanya cukup datang ke kantor cabang atau kantor cabang pembantu bank bjb terdekat dengan menyertakan :

  1. Fotocopy KTP/Passpor (SIM Tidak Berlaku).
  2. Fotocopy KK.
  3. Fotocopy Buku Nikah (apabila sudah menikah).
  4. Fotocopy NPWP.
  5. Mengisi formulir pendaftaran dan mengisi formulir kuasa autodebet.

Kapan mulai dan berakhirnya kepesertaan DPLK bank bjb?

Mulainya kepesertaan ketika peserta sudah di daftarkan pada sistem DPLK bjb SMART dan berakhir ketika nasabah sudah memasuki usia pilihan pensiun yang di pilih nasabah sendiri (usia pilihan pensiun ada di range 45-65 tahun)

Apabila saya membuka DPLK individu apakah usia pensiun yang dipilih harus sama dengan usia pensiun dikantor tempat saya bekerja ?

Tidak, peserta dplk individu dapat memilih usia pensiun yang berbeda dari usia pensiun di kantornya, dimulai dari usia 45 th s/d 65 tahun disesuaikan dengan rencana dan kebutuhan peserta itu sendiri.

Apabila ditengah-tengah perjalanan saya tidak memiliki uang dan mau berhenti melakukan iuran DPLK untuk beberapa bulan berikutnya apakah akan kena denda atau pas saya melakukan iuran kembali akan di akumulasikan ?

DPLK bank bjb tidak ada denda apabila tidak melakukan iuran bahkan ketika peserta berhenti melakukan setoran tunai, akumulasi dananya akan tetap dikembangkan, dan ketika melakukan iuran kembali tidak akan di akumulasi untuk bulan2 yang tidak ada iurannya.

Apabila pada tanggal autodebet saldo saya tidak ada dan baru ada saldo sehari setelahnya, apakan akan hangus iuran pada bulan tersebut?

Tidak, autodebet akan berusaha menarik dari rekening sumber dana maksimal 3 hari setelah tanggal tersebut. Apabila lebih dari 3 hari maka iuran tidak akan terdebet dan tidak akan menjadi tunggakan di bulan berikutnya.

Bagaimana Iuran Pensiun dibayarkan dan siapa yang membayar Iuran ?

Iuran dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu yang pertama dengan datang langsung ke Customer Service seluruh jaringan kantor bank bjb terdekat dan yang kedua dengan melakukan autodebet tiap bulan dengan sistem autodebet peserta tidak perlu datang ke kantor. Pilihan tanggal autodebet dapat dilakukan antara tanggal 1 sampai tanggal 25 setiap bulannya.

Apa yang dimaksud Peserta Individu dan Peserta Pemberi Kerja ?

Peserta Individu merupakan nasabah yang mendaftarkan diri untuk mengikuti DPLK bank bjb dan iuran DPLK berasal dari peserta sendiri, sedangkan untuk Peserta Pemberi Kerja merupakan program pensiun karyawan dalam suatu perusahaan yang iurannya berasal dari pemberi kerja.

Apa yang menjadi bukti Kepesertaan DPLK bank bjb ?

Ketika nasabah sudah menjadi peserta DPLK, maka nasabah tersebut berhak mendapatkan Kartu Keanggotaan, Buku Pedoman Aturan Dana Pensiun, dan Buku Tabungan DPLK untuk melihat saldo DPLK peserta.

Apakah DPLK hanya bisa di manfaatkan untuk pensiun saja ?

Tidak, DPLK bersifat tabungan jangka panjang, apabila peserta sudah masuk usia pensiun dipercepat maka peserta dapat menutup atau berhenti dari kepesertaan DPLKnya dan memanfaatkan dana DPLK tersebut untuk berbagai keperluan peserta seperti ibadah keagamaan, liburan, membeli rumah dsb.

Apa itu Pensiun Dipercepat ?

Pensiun dipercepat adalah ketika peserta memasuki usia 10 tahun sebelum usia pensiun pilihan, misalkan usia pensiun pilihan peserta adalah 48 tahun maka minimal ketika peserta sudah memasuki usia 38 tahun dapat ditutup.

Ketika dalam perjalanan kepesertaan DPLK peserta membutuhkan dana, apakah bisa di Tarik dana nya dan apa syaratnya ?

Iya, apabila peserta sudah memasuki kepesertaan minimal 2 tahun maka peserta dapat menarik sebagian dari akumulasi iuran sebesar 25%, dalam setahun dapat dilakukan penarikan 3x dengan jeda waktu 1 bulan antar penarikan. Perlu diingat yang bisa di tarik hanya dari akumulasi iurannya bukan dengan pengembangannya dan hanya untuk kepesertaan individu.
Syaratnya hanya perlu membawa buku / kartu DPLK serta KTP.

Biaya apa saja yang akan dikenakan kepada peserta ?

  1. Pengelolaan Dana : 0.1% Dari Total Akumulasi dana dan dikenakan tiap bulan.
  2. Premi Asuransi : 0.45% Dari Akumulasi Pengembangan dan dikenakan setahun sekali (apabila mau mengikuti asuransi)
  3. Pajak Manfaat Pensiun :
    1. Rp. 0.- s/d Rp. 50 Juta : 0%
    2. > dari Rp. 50 Juta : 5%

Apabila saya sudah memasuki usia pensiun bagaimana proses pencairan DPLK saya ?

Ada 2 tipe pencairan DPLK bank bjb, yaitu :

  1. Pembayaran sekaligus, yaitu akumulasi dana dan akumulasi pengembangan peserta akan diberikan langsung ke peserta.
  2. Anuitas, yaitu pembayaran DPLK secara bulanan dengan rincian, 20% akan di berikan kepeserta dan 80% nya akan diberikan kepada asuransi yang memiliki program anuitas (pihak asuransi dipilih oleh peserta) yang kemudian akan dibayarkan secara bulanan hingga turun ke janda/duda sampai anak ke 3 umur 25 atau sudah menikah. 2 tipe pencairan tersebut menjadi pilihan bagi peserta yang sudah memasuki usia pensiun dengan total dana di bawah Rp. 500 Juta.

Apa saja syarat-syarat yang diperlukan dalam menutup kepesertaan DPLK ?

Apabila peserta menutup kepesertaan DPLK karena sudah masuk usia pensiun normal atau usia pensiun dipercepat sebagai berikut :

  1. FC KTP
  2. FC KK
  3. FC NPWP
  4. FC Buku Nikah
  5. Surat Pernyataan Penutupan DPLK + Materai
  6. Buku dan atau Kartu DPLK

Sedangkan untuk klaim asuransi baik meninggal ataupun cacat tetap, syaratnya sebagai berikut :

  1. FC KTP Peserta
  2. FC KK
  3. FC NPWP
  4. FC Buku Nikah
  5. Surat Pernyataan ahli waris yang menyatakan penutupan DPLK + Materai
  6. Buku dan atau Kartu DPLK
  7. Surat pernyataan Kematian / Surat pernyataan dari Rumah Sakit (untuk cacat tetap).
  8. FC KTP ahli waris

Bagaimana kalau saya mau tahu lebih dalam lagi mengenai DPLK ?

Silahkan datang ke kantor bank bjb terdekat dengan Anda, atau dapat langsung menghubungi DPLK bank bjb Kantor Pusat,


Jl. Kejaksaan no. 8-1
No. tlp : 022-4234868 Ext. 3802

 

* Keterangan lebih lanjut dapat menghubungi Kantor Cabang bank bjb terdekat.

Tools & Links
Cari
Suku bunga & Tarif
Simulasi Perhitungan
ATM & Cabang
Copyright © 2018 bank bjb