Bahasa Indonesia  |  English
.

Komite Nominasi dan Remunerasi bank bjb

KOMITE NOMINASI DAN REMUNERASI

Komite Nominasi dan Remunerasi merupakan salah satu alat kelengkapan Dewan Komisaris yang berfungsi untuk membantu Dewan Komisaris dalam melaksanakan fungsi dan tugasnya di bidang yang berkaitan dengan nominasi dan remunerasi terhadap anggota Direksi dan Dewan Komisaris. Peraturan Bank Indonesia/Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mewajibkan bank untuk membentuk Komite Nominasi dan Remunerasi sebagai penerapan good corporate governance sehingga bank dapat dikelola berlandaskan prinsip-prinsip keterbukaan, akuntabilitas, pertanggungjawaban, independensi dan kewajaran sehingga pengelolaan bank dapat dipertanggungjawabkan.

DASAR PEMBENTUKAN KOMITE NOMINASI DAN REMUNERASI

Komite Remunerasi dan Nominasi Perseroan dibentuk berdasarkan:

  1. Peraturan Bank Indonesia nomor 8/4/PBI/2006 tanggal 30 Januari 2006 tentang Good Corporate Governance.
  2. Peraturan Bank Indonesia nomor 8/14/PBI/2006 tanggal 5 Oktober 2006 tentang Perubahan atas Peraturan Bank Indonesia nomor 8/4/PBI/2006 tentang Good Corporate Governance.
  3. Surat Edaran Bank Indonesia nomor 9/12/DPNP tanggal 30 Mei 2007 tentang Pelaksanaan Good Corporate Governance bagi Bank Umum.
  4. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 34/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang Komite Nominasi dan Remunerasi Emiten atau Perusahaan Publik.
  5. Surat Keputusan Dewan Komisaris PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk. Nomor 04/SK/DK/2016 tanggal 30 Maret 2016 tentang Pembagian Tugas dan Pelaksanaan Jadwal Kegiatan Dewan Komisaris serta Komite-Komite.
  6. Surat Keputusan Dewan Komisaris PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk. nomor 09/SK/DK/2016 tanggal 14 Desember 2016 Tentang Pedoman dan Tata Tertib Kerja Komite Remunerasi dan Nominasi.

PIAGAM KOMITE NOMINASI DAN REMUNERASI

Agar Komite Nominasi dan Remunerasi dapat bekerja secara efektif, maka Komite Nominasi dan Remunerasi harus mempunyai suatu pedoman yang mengatur secara jelas peran dan tanggung jawab komite dan lingkup kerjanya, yang ditetapkan atas keputusan rapat Dewan Komisaris bank bjb. Pedoman kerja dan Tata Tertib Kerja Komite Nominasi dan Remunerasi diatur dalam Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor 09/SK/DK/2016 tanggal 14 Desember 2016.

TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB KOMITE NOMINASI DAN REMUNERASI

Komite Nominasi dan Remunerasi memiliki tugas dan tanggung jawab untuk menyusun dan melaksanakan rencana kerja tahunan Komite Nominasi dan Remunerasi sesuai arahan Dewan Komisaris dan ketentuan yang berlaku di Bank. Tugas yang terkait dengan Nominasi, yaitu:

  1. Memberikan rekomendasi mengenai komposisi jabatan anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris
  2. Menyusun dan memberikan rekomendasi mengenai sistem dan prosedur pemilihan dan/atau penggantian anggota Pengurus kepada Dewan Komisaris untuk disampaikan kepada RUPS.
  3. Sistem dan prosedur pemilihan dan/atau penggantian anggota Pengurus dituangkan dalam Pedoman Nominasi.
  4. Memberikan rekomendasi nama calon anggota Dewan Komisaris dan Direksi kepada Dewan Komisaris untuk disampaikan kepada RUPS setelah melalui lulus Penilaian Kemampuan dan Kepatutan dari Otoritas Jasa Keuangan.
  5. Memberikan rekomendasi mengenai Pihak Independen yang akan menjadi calon anggota Komite kepada Dewan Komisaris.
  6. Menyusun kriteria evaluasi kinerja bagi anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris.
  7. Membantu Dewan Komisaris melakukan penilaian kinerja anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris.
  8. Memberikan rekomendasi mengenai program pengembangan kemampuan anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris.

Tugas yang terkait dengan Remunerasi, yaitu:

  1. Mengevaluasi kebijakan remunerasi yang berlaku pada Bank, termasuk struktur dan besaran remunerasi
  2. Mempelajari ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku dalam kebijakan remunerasi, penetapan fasilitas dan tunjangan lainnya.
  3. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris mengenai :
    1. Kebijakan remunerasi berupa gaji, fasilitas dan tunjangan lainnya bagi Dewan Komisaris dan Direksi untuk disampaikan kepada RUPS.
    2. Kebijakan remunerasi bagi pejabat eksekutif dan pegawai secara keseluruhan untuk disampaikan kepada Direksi melalui Dewan Komisaris.
  4. Rekomendasi disampaikan dengan memperhatikan :
    1. Kinerja keuangan dan pemenuhan cadangan sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku.
    2. Prestasi kerja individual.
    3. Kewajaran dengan peer group.
    4. Pertimbangan sasaran dan strategi jangka panjang bank.
    5. Tugas, tanggung jawab, dan wewenang anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris dikaitkan dengan pencapaian tujuan dan kinerja bank.
    6. Target kinerja atau kinerja masing – masing anggota direksi dan/atau anggota dewan komisaris.
    7. Keseimbangan tunjangan antara yang bersifat tetap dan bersifat variabel.
  5. Membantu Dewan Komisaris melakukan penilaian kinerja dengan kesesuaian remunerasi yang diterima masing –masing anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris.
  6. Memberikan rekomendasi kepada Dewan Komisaris atas kebijakan remunerasi pegawai Bank secara keseluruhan untuk disampaikan kepada Direksi.

WEWENANG KOMITE NOMINASI DAN REMUNERASI

Komite Nominasi dan Remunerasi memiliki wewenang sebagai berikut.

  1. Komite Nominasi dan Remunerasi berwenang untuk mengakses informasi seluas-luasnya terkait dengan proses remunerasi, nominasi dan pengelolaan SDM Bank.
  2. Melakukan assessment dan memberikan rekomendasi tentang calon yang berhubungan dengan proses nominasi anggota Dewan Komisaris dan Direksi serta Pihak Independen untuk anggota komite-komite.

STRUKTUR, KEANGGOTAAN DAN KEAHLIAN KOMITE NOMINASI DAN REMUNERASI

Struktur keanggotaan Komite Nominasi dan Remunerasi berdasarkan Pedoman Kerja dan Tata Tertib Komite Nominasi dan Remunerasi, yaitu:

  1. Komite Nominasi dan Remunerasi paling kurang terdiri dari 3 (tiga) orang anggota, dengan ketentuan :
    1. 1 (satu) orang ketua merangkap anggota, yang merupakan Komisaris Independen; dan
    2. anggota lainnya yang dapat berasal dari :
      • anggota Dewan Komisaris
      • Pihak independen yang berasal dari luar bank
      • Pemimpin Divisi yang membidangi Sumber Daya Manusia.
  2. Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi lainnya sebagian besar tidak dapat berasal dari pihak yang menduduki jabatan manajerial di bawah Direksi yang membidangi Sumber Daya Manusia.
  3. Anggota Direksi Emiten atau Perusahaan Publik tidak dapat menjadi anggota Komite Nominasi dan Remunerasi.
  4. Dalam melaksanakan tugas sehari-hari, Komite Nominasi dan Remunerasi dibantu oleh Pemimpin Bagian yang membidangi Sumber Daya Manusia serta Kesekretariatan Dewan Komisaris yang berasal dari internal Bank, berdasarkan Surat Keputusan Dewan Komisaris.

Adapun struktur, keanggotaan dan keahlian Komite Nominasi dan Remunerasi adalah sebagai berikut.

Nama Jabatan Keterangan Periode Keahlian
Klemi Subiyantoro Ketua Komite Nominasi dan Remunerasi Komisaris Utama Independen 31 Maret 2015 s/d tahun ke 4 sejak tanggal diangkat Keuangan dan SDM
Muhadi Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi Komisaris 31 Maret 2015 s/d tahun ke 4 sejak tanggal diangkat Perencanaan wilayah dan kota
Yayat Sutaryat Anggota Komite Pemantau risiko Komisaris Independen 31 Maret 2015 s/d tahun ke 4 sejak tanggal diangkat Hukum dan Keuangan
Dadan Yonanda Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi Ex. Officio Pemimpin Divisi SDM 28 Mei 2015 s/d Sekarang Hukum dan Sumber Daya Manusia
Ernie Tisnawati Sule Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi Pihak Independen 01 Maret 2016 s/d 28 Februari 2017 Manajemen Sumber Daya Manusia
Tools & Links
Cari
Suku bunga & Tarif
Simulasi Perhitungan
ATM & Cabang
Copyright © 2018 bank bjb